Langsung ke konten utama

OTTO Diperiksa Terkait Kasus Syarifuddin



Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa pengacara Otto Hasibuan sebagai saksi kasus dugaan suap yang melibatkan hakim (nonaktif) Pengadilan Niaga Jakpus Syarifuddin Umar. Selain ketua umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) itu, KPK juga memeriksa kembali tersangka kurator Puguh Wiryawan.

Juru bicara KPK Johan Budi menolak menjelaskan masalah peralihan aset milik PT Sky Camping Indonesia (SCI) yang diduga melibatkan pengacara Otto.

“KPK memang meminta keterangan Otto Hasibuan sebagai saksi pengacara Puguh Wiryawan, tapi kalau ditanya apakah Otto dimintai keterangan sebagai saksi yang mengetahui peralihan aset pailit, itu sudah substansi perkara. Saya tidak bersedia menjawab,“ ujarnya di Jakarta, kemarin.

Johan menegaskan dia tidak berwenang menjelaskan substansi perkara yang ditangani oleh tim penyidik KPK. “Soal substansinya itu kewenangan tim penyidik, saya tidak bisa menjelaskannya.“

PT SCI memiliki dua bidang tanah di Bekasi seharga Rp11 miliar dan Rp16 miliar. Dua bidang tanah yang ditetapkan sebagai barang agunan ini sudah lama dilelang.

Otto pernah menyatakan membeli aset berupa tanah senilai Rp11 miliar dan Rp16 miliar milik SCI sewaktu perusahaan itu tidak dalam kondisi pailit.

Menurut laporan Antara, tanah tersebut dibeli Otto sesuai dengan prosedur yakni dari Bank Negara Indonesia dengan status sebagai barang agunan.

Mahkamah Agung menyatakan PT SCI pailit pada 2007 atas permohonan PT Kemilau Surya Mandiri yang memiliki piutang Rp220 juta. Awalnya, MA menunjuk kurator Tafrizal Gewang dan Royandi Haikal, serta hakim pengawas Zulfahmi.

Tapi kemudian, MA menunjuk hakim Syarifuddin, sedangkan kuratornya adalah Puguh Wiryawan. Keduanya telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka karena pada 1 Juni lalu tertangkap saat akan melakukan transaksi suap-menyuap terkait aset milik SCI yang telah berstatus pailit.

Dalam penangkapan yang dilanjutkan penggeledahan dan pemeriksaan KPK di rumah hakim Syarifuddin di Sunter, Jakarta Utara, ditemukan uang Rp250 juta dan beberapa mata uang asing yang mencapai lebih dari Rp2,5 miliar yang kemudian dijadikan barang bukti.

Otto mengaku tidak mengenal hakim Syarifudin, namun mengenal kurator aset PT SCI Puguh Wiryawan. Pihak lain yang menjalani pemeriksaan KPK adalah pegawai BNI Johansyah serta pihak swasta Surosoh Suhaimi dan Royandi.

Panggilan Nazaruddin Terkait dengan kasus M. Nazaruddin, KPK menjadwalkan melakukan pemeriksaan kedua pada Kamis kepada mantan bendahara umum Partai Demokrat itu terkait suap Wisma Atlet.

“Pekan ini [Nazaruddin dipanggil lagi]. Untuk yang [dugaan penerimaan suap] Sesmenpora,“ papar Johan.

Dia menjelaskan surat pemanggilan kepada anggota Komisi VII DPR itu sudah dikirim di tiga tempat pada Senin lalu. “Kita lihat saja dulu apa dia akan datang atau tidak. Surat dikembalikan atau tidak, kita belum tahu.“

KPK telah memanggil Nazaruddin sebagai saksi terkait dengan kasus penyuapan Sesmenpora Wafid Muharram yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

KPK juga telah memanggil Nazaruddin sebagai saksi untuk memberikan keterangan pada Jumat lalu, terkait dengan kasus korupsi proyek pengadaan dan revitalisasi prasarana peningkatan mutu pendidikan di Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemendiknas.

Sumber: Bisnis Indonesia, 15 Juni 2011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebohongan Yang Indah

Ketika pagi akan menjelang, rerumputan masih terbasahi embun yang memaksa mendinginkan udara pagi di kaki bukit Gunung Slamet. Embun pula yang meneteskan air di dedaunan pohon-pohon hijau. Ayam-ayam berkokok saling bersahutan menandakan kesibukan manusia akan segera dimulai, bagaikan opera alami yang natural. Sebelum bangun, mata ku selalu melirik ke arah jam dinding untuk memastikan benar-benar pagi telah layak untuk disambut. Setiap pagi sebelum azdan berkumandang selalu terdengar rintihan pintu rumah kayu kami ketika dibuka. Kreettt, Bapak membuka pintu sembari berteriak memanggil dan mengajaku untuk pergi bersama sholat berjamaah di mushola tak jauh dari rumah kami. “Royan, bergegaslah ke mushola, bapak tunggu!” “Iya pak, Royan segera menyusul” Sepulang ku dari mushola, aku langsung bergegas membantu ibu ku yang sedang sibuk memasak untuk keperluannya berjualan nasi di depan rumah kami. Ya, aku adalah anak seorang penjual nasi, hidup kami sederhana, tak...

Wiro Sableng #106 : Rahasia Bayi Tergantung

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM SATU Dalam rimba belantara di kaki Gunung Labatu Hitam yang biasanya diselimuti kesunyian sekali ini terdengar suara aneh berkepanjangan. Seperti ada seseorang yang tengah mengucapkan atau merapal jampi-jampi tak berkeputusan. "Kau mendengar suara itu wahai tiga saudaraku?" bertanya sosok tinggi besar berewokan yang dua kakinya terbungkus batu besar berbentuk bola. Orang ini adalah Lakasipo, bekas Kepala negeri Latanahsilam yang kemudian dikenal dengan julukan Bola-Bola Iblis alias Hantu Kaki Batu. Seperti diceritakan dalam serial Wiro Sableng sebelumnya, berkat pertolongan Hantu Tangan Empat maka Wiro dan Naga Kuning serta si kakek berjuluk Setan Ngompol sosok tubuhnya berhasil dirubah menjadi lebih besar walau belum mencapai sebesar sosok orang-orang di Negeri Latanahsilam. Karena itulah jika sedang mengadakan perjalanan jauh Lakasipo selalu membawa ke t...

Pancake Buat Tuhan

Brandon bocah berumur 6 tahun. Suatu hari sabtu pagi, dimana biasanya orang tuanya tidak bekerja dan tidur sampai agak siang, Brandon menyiapkan sebuah kejutan. Ia berencana membuat pancake. Ia mengambil sebuah mangkuk besar, sendok, menggeser kursi ke pinggir meja, dan menarik sebuah tupperware berisi tepung yang berat, menumpahkan sebagian isinya ke lantai. Lalu ia mengambil tepung itu dengan tangannya, sebagian berserakan di meja makan, lalu mengaduknya dengan susu dan gula sehingga bekas adonan berceceran di sekelilingnya. Ditambah lagi dengan beberapa telapak kaki kucingnya yang ingin tahu apa yang sedang terjadi. Brandon tampak tertutup dengan tepung dan kelihatan sangat frustasi. Yang dia inginkan hanya membuat sesuatu untuk menyenangkan mama dan papanya. Tapi kelihatannya yang terjadi malah sangat amat buruk. Dia sekarang tidak tahu harus berbuat apa, apakah memasukkan adonan ke dalam oven atau dibakar di perapian. Lagipula dia tidak tahu cara menyalakan api di kompor atau ...