Langsung ke konten utama

Postingan

Fajar Online - Dua Mobil Jemput Pemilik Sabu-sabu

Dua Mobil Jemput Pemilik Sabu-sabu   Diduga "Orang Dalam" Bandara Terlibat   UUD/FAJAR Grafis BERITA TERKAIT: » Gubernur Minta BNNP Bongkar Kasus Sabu-sabu Bandara » Pemilik Sabu Terekam di CCTV » Supomo: Seluruh Staf Pemkot Bakal Tes Urine » Residivis Sabu-sabu Ditangkap » Pemilik Sabu 6 Kg Mengaku Investor Ikan LAPORAN: YUSUF SAID-AMRULLAH BASRI MAKASSAR, FAJAR  -- Ho Kha Che, 46, pemilik 6 kilogram lebih sabu-sabu yang disita di Bandara Hasanuddin, Jumat 1 Juli, berhasil lolos meninggalkan bandara Hasanuddin dengan sangat mudah. Dari kamera Close Circuit Television (CCTV) bandara, terekam dengan jelas penjemputan warga negara Taiwan ini terencana dengan sangat matang, dan melibatkan banyak orang. Setelah lolos dari interogasi pihak imigrasi, investor ikan yang baru sekali ini menginjakkan kakinya di Makassar, keluar melalui pintu kedatangan. Di area penjemputan, dua lelaki dengan perawakan berbeda sudah menunggu. Salah satunya mengenakan topi, be...
SULAWESI SELATAN AKAN MILIKI INSTITUT SENI DAN BUDAYA RABU, 22 JUNI 2011 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membangun Kampus Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) di Kota Makassar. Institut ini rencananya akan dibangun pada Tahun 2012, untuk tahap awal Pemprov menempatkan Kampus ini di Benteng Rotterdam. Lokasi Kampus ini hanya untuk sementara sambil mencari lokasi yang paling strategis. Ini merupakan rahmat bagi Indonesia Bagian Timur dan Sulawesi Selatan, kampus ini adalah  yang pertama di Kawasan Timur Indonesia. Hal ini dikatakan Gubernur Sulawesi Selatan H. Syahrul Yasin Limpo di Celebes Convention Center ( CCC ) Senin, 20 Juni 2011 Makassar. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, H. A. Patabai Pabokori mengatakan menyambut positif rencana pendirian Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI). Jika di beberapa kota di Indonesia hanya Institut Seni Indonesia (ISI), tetapi untuk di Makassar akan digabungkan dengan ilmu budaya dan ini yang pertama di...
Di Balik Kebakaran Pasar Sentral HL  | 01 July 2011 | 14:56 194  3    1 dari 1 Kompasianer menilai aktual Ilustrasi/Admin (KOMPAS.com) Kita sedikit prihatin mendengar peristiwa terbakarnya pasar sentral Makassar (Makassar MallI) kemarin, Selasa(27/06) dini hari, sekitar pukul 00.15 Wita. Peristiwa kebakaran pasar telah menjadi fenomena umum di negara ini. Hampir seluruh kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Makassar, area pasar yang menjadi aktivitas ekonomi rakyat mengalami kebakaran. Fenomena ini patut dicurigai sebagai unsur kesengajaan. Sebab, dari rentetan kronologis kejadian kebakaran menandakan ada upaya pembakaran oleh oknum tertentu. Apalagi dalam kasus kebakaran pasar sentral Makassar terjadi di empat titik serentak. Penyebabnya cukup janggal. Alasan yang mengemuka adalah adanya arus pendek yang memicu si jago merah melahab habis bangunan dan isi-isi pasar. Ads   Tanpa harus menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian, dip...

Selamat Datang

"  Selamat Datang di Layanan Quick  Respon 112  Berbasis Web Polda Sulawesi Selatan".  Program layanan on line 112 ini memiliki empat komponen yaitu, quick respon atau unit tanggap segera, zero complain untuk layanan lalu lintas, transparansi rekruitment untuk penerimaan anggota dan pemberitahuan hasil penyidikan.  Masyarakat bisa melaporkan keluhannya melalui saluran telepon rumah maupun telepon genggam.  Untuk melengkapi kebutuhan masyarakat, akan membuka layanan baru dengan saluran online 112.  Ada empat komponen yang ada dalam program layanan ini, yaitu quick respon atau unit tanggap segera, zero complain untuk layanan lalu lintas, transparansi rekruitment untuk penerimaan anggota dan pemberitahuan hasil penyidikan.  "Program ini adalah bentuk penjabaran dari akselerasi transformasi reformasi polri bidang kultural, yaitu untuk merubah respon, openes dan akuntable," .  Dengan layanan ini,masyarakat bisa melaporkan keluhannya melalui salur...

Kemdiknas Segera Larang MOS dan Pungutan

BANTEN, KOMPAS.com -- Kementerian Pendidikan Nasional akan segera mengeluarkan peraturan menteri yang mengatur mengenai masa orientasi siswa (MOS) dan pungutan biaya di sekolah. "Peraturan pemerintah (permen) tersebut akan mengatur tentang MOS, juga penarikan iuran dan sebagainya. Pada intinya dalam MOS atau OSPEK mohon dilakukan dengan tata cara yang tidak menimbulkan kekerasan", kata Sekretaris Jenderal Kemdiknas, Dodi Nandika, Sabtu (11/6/2011) di Serang, Banten. Dodi menjelaskan, permen tersebut akan diberlakukan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke jenjang perguruan tinggi. Mengenai pungutan, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 31 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas), pendidikan dasar dan menengah pada hakikatnya harus tanpa biaya sehingga segala macam praktik pungutan dan dengan alasan apa pun tidak diperbolehkan sama sekali. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdik...

Gubernur Sulsel Himbau Wali Kota Makassar Redam Gejolak di Makassar - Tribun Timur

Tribun Timur - Selasa, 28 Juni 2011 21:16 WITA Share | TRIBUN TIMUR/ABBAS SANDJI Pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan kebakaran yang melanda Pasar Sentral, Selasa (28/06/2011) dinihari. Berita Terkait Ternyata, Ada Konflik di Manajemen Pasar Sentral Pedagang Tak Percaya Kebakaran Disebabkan Arus Pendek Sumber Kebakaran Diduga dari Lantai Tiga Foto Menyelamatkan Barang Dagangan Bangunan Pasar Sentral Ambruk, Terdengar Ledakan Pasar Sentral Makassar Terbakar MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menghimbau kepada Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, untuk mengendalikan kondisi di Makassar pascakebakaran Makassar Mall, Selasa dinihari tadi. Himbauan itu diungkapkan Syahrul kepada tribun-timur.com melalui telepon selular. Saat ini Syahrul berada di Mekah untuk melakukan kunjungan kerja. "Kita berharap Pak Wali Kota secara maksimal mengendalikan kondisi di lapangan begitu pula seluruh jajaran Pemerintah Provinsi un...
Pedagang Tak Percaya Kebakaran  Disebabkan Arus Pendek Tribun Timur - Selasa, 28 Juni 2011 18:40 WITA Share | TRIBUN TIMUR/ABBAS SANDJI Penyelamatan barang dagangan di Pasar Sentral, Makassar, Selasa (28/06/2011). Berita Terkait Ada yang Melihat Sumber Kebakaran di Lantai Parkir Foto Pemadaman Kebakaran di Pasar Sentral Pasar Sentral Makassar Terbakar Blok Pakaian Pasar Sentral Sudah Hangus Instruksi Wali Kota: Bersihkan dan Bangun Pasar Darurat Besar di Pasar Sentral, JK Bisa Rasakan Kesulitan… TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sejumlah pedagang yang berjualan di Makassar Mal, Sentral, yang terbakar pada Selasa (28/6/2011) dini hari sepanjang harui ini tampak sibuk mengamankan barang mereka, Mereka naik ke lantai dua bangunan dengan menggunakan tangga pemadam dan memeriksa lapak jualan mereka untuk mengambil barang yang tidak terbakar api. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Hakim, mengatakan bahwa diduga api berasal dari arus pendek listrik gedung. Api kemudian merambat ke s...