Langsung ke konten utama

LMRRI DPD GOWA TETAP SOLID PADA PENEGAKAN HUKUM UNTUK NEGARA DAN MASYARAKAT

LMRRI (lembaga Missi Reklasering Republik Indonesia) DPD Gowa mengadakan rapat koordinasi Khusus dalam rangka mempersiapkan agen, untuk tugas-tugas khusus, sebagai badan Intelijen
( Penyelidik ). Ketua LMRRI DPD gowa  Firman Rafi memberikan penjelasan kepada DR, Firman Rafi juga menyampaikan bahwa lmrri dpd gowa tahun 2012 ini ada beberapa perubahan susunan pengurus  antara lain di sebutkan bahwa sekretaris yang selama ini mendampinginya juga berubah, beliau tidak mau menyebutkan nama.
Menyinggung mengenai adanya LMRRI yang konon katanya Bayangan firman Rafi mengatakan kalau yang bayangan itu saya sendiri tidak tau yang jelas kami LMRRI yang dipimpin oleh Muhammad sya`ari sebagai Ketua DPP, Atong Majid, sebagai Ketua DPW, dan di Gowa saya sendiri sebagai Ketua DPD Gowa, kami tidak mengenal sebutan Presidiun untuk pusat, Komwil, Komda, mengenai legalitas dan keabsahan organisasi ini saya yakin inilah LMRRI yang benar dan syah yang tidak diragukan lagi legalitasnya, bahkan untuk pelaporan organisasi di Badang Kesatuan Bangsa Kab. Gowa setahu saya hanya LMRRI DPD Gowa yang Terbit Sertifikat Pendaftarannya.  
Perlu juga saya sampaikan pada daulat rakyat, untuk di muat agar Masyarakat Mengetahui, Terutama Aparatur Negara dari pusat sampai desa mengetahui Bahwa agen atau anggota kami dalam menjalankan tugasnya di lengkapi dengan kartu tanda pengenal yang di tanda tangani oleh Ketua DPP. Dan Surat Tugas dari DPW, atau DPD. Saya sampaikan hal ini, karena ada oknum yang mengatas namakan LMRRI mendatangi Pejabat Pemerintah dan meminta sejumlah uang agar kasus korupsinya tidak ditindak lanjut, “MARKUS”.  Atau Mafiah-mafiah lainnya.
Sehubungan dengan PEMILU KADA Gubernur Firman Rafi Menyatakan bahwa LMRRI tidak Boleh Memihak Harus Netral Karena LMRRI Sebagai Pemantau, Pesta PILKADAH jadi kita Tetap Bertindak sesuai dengan Undang-undang yang Berlaku, sehubungan dengan PILKADAH itu. Sebagai Organisasi Badan Penyelidik atau Intelijen Agen kami dalam menjalankan tugas-tugas pemantauan PILKADAH telah diberikan teknik-teknik tersendiri dalam pemantauan, tidak sama dengan organisasi Pemantau yang lain. saya yakin  anggota atau agen LMRRI tetap Solid dan Konsisten dengan anggaran dasar dan anggaran Rumah Tangga, Lembaga ini, karena yang tidak jujur dalam menjalankan tugasnya dan bukti-buktinya lengkap ketua DPW langsung menonaktifkan yang bersangkutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebohongan Yang Indah

Ketika pagi akan menjelang, rerumputan masih terbasahi embun yang memaksa mendinginkan udara pagi di kaki bukit Gunung Slamet. Embun pula yang meneteskan air di dedaunan pohon-pohon hijau. Ayam-ayam berkokok saling bersahutan menandakan kesibukan manusia akan segera dimulai, bagaikan opera alami yang natural. Sebelum bangun, mata ku selalu melirik ke arah jam dinding untuk memastikan benar-benar pagi telah layak untuk disambut. Setiap pagi sebelum azdan berkumandang selalu terdengar rintihan pintu rumah kayu kami ketika dibuka. Kreettt, Bapak membuka pintu sembari berteriak memanggil dan mengajaku untuk pergi bersama sholat berjamaah di mushola tak jauh dari rumah kami. “Royan, bergegaslah ke mushola, bapak tunggu!” “Iya pak, Royan segera menyusul” Sepulang ku dari mushola, aku langsung bergegas membantu ibu ku yang sedang sibuk memasak untuk keperluannya berjualan nasi di depan rumah kami. Ya, aku adalah anak seorang penjual nasi, hidup kami sederhana, tak...

Wiro Sableng #106 : Rahasia Bayi Tergantung

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM SATU Dalam rimba belantara di kaki Gunung Labatu Hitam yang biasanya diselimuti kesunyian sekali ini terdengar suara aneh berkepanjangan. Seperti ada seseorang yang tengah mengucapkan atau merapal jampi-jampi tak berkeputusan. "Kau mendengar suara itu wahai tiga saudaraku?" bertanya sosok tinggi besar berewokan yang dua kakinya terbungkus batu besar berbentuk bola. Orang ini adalah Lakasipo, bekas Kepala negeri Latanahsilam yang kemudian dikenal dengan julukan Bola-Bola Iblis alias Hantu Kaki Batu. Seperti diceritakan dalam serial Wiro Sableng sebelumnya, berkat pertolongan Hantu Tangan Empat maka Wiro dan Naga Kuning serta si kakek berjuluk Setan Ngompol sosok tubuhnya berhasil dirubah menjadi lebih besar walau belum mencapai sebesar sosok orang-orang di Negeri Latanahsilam. Karena itulah jika sedang mengadakan perjalanan jauh Lakasipo selalu membawa ke t...

Pancake Buat Tuhan

Brandon bocah berumur 6 tahun. Suatu hari sabtu pagi, dimana biasanya orang tuanya tidak bekerja dan tidur sampai agak siang, Brandon menyiapkan sebuah kejutan. Ia berencana membuat pancake. Ia mengambil sebuah mangkuk besar, sendok, menggeser kursi ke pinggir meja, dan menarik sebuah tupperware berisi tepung yang berat, menumpahkan sebagian isinya ke lantai. Lalu ia mengambil tepung itu dengan tangannya, sebagian berserakan di meja makan, lalu mengaduknya dengan susu dan gula sehingga bekas adonan berceceran di sekelilingnya. Ditambah lagi dengan beberapa telapak kaki kucingnya yang ingin tahu apa yang sedang terjadi. Brandon tampak tertutup dengan tepung dan kelihatan sangat frustasi. Yang dia inginkan hanya membuat sesuatu untuk menyenangkan mama dan papanya. Tapi kelihatannya yang terjadi malah sangat amat buruk. Dia sekarang tidak tahu harus berbuat apa, apakah memasukkan adonan ke dalam oven atau dibakar di perapian. Lagipula dia tidak tahu cara menyalakan api di kompor atau ...