Langsung ke konten utama

Postingan

Dance it’s my Life

Jauh hari ketika saya pertama kali menari di atas panggung saat kelas 2 SD lagu Buaya Darat Maia Estianti. Ajang antar RT yang diadakan saat Tujuh belasan, saat itu saya bersama teman-teman seRT saya menari dengan begitu lincah, ke kanan, ke kiri dan mellenggok lenggok. Saya tidak mengerti saat itu mengapa ibu saya semangat sekali saat saya akan tampil, bahkan untuk kostum dan lainnya ibuku menjahitnya langsung tanpa membeli. Setiap tahunnya terus seperti itu, hingga tahun terakhir sekitar tahun 2008 saat saya kelas 6 SD. Kecintaan saya dengan tari semakin besar, sepertinya memang begitu. Yang mulanya saya hanya bisa menari Modern saja kini sudah merambah ke mana-mana. Ya, ColourGuard. Saya mulai menyukai tarian sambil membawa bendera yang biasa berada di Marching Band. Saya memulainya sekitar kelas 2 SMP hingga sekarang. Alhamdulilah saya bisa mengikuti Lomba tingkat Nasional dan di anugrahi Juara 1 se-Indonesia yang di adakan di Bogor. Kecintaan saya semakin besar sehingga bisa di ...

SUDAH SAATNYA KPK MEMBIDIK KENAKALAN BANK PEMERINTAH

  Juli 31, 2017   Jurnalpolice.id “SBI yang diterbitkan tahun 2012 sebanyak 9.000 lembar itu, masing-masing lembar bernilai Rp 500 milyar. SBI tersebut diteken oleh Gubernur Bank Indonesia yang saat itu dijabat oleh Darmin Nasution . Kini ia menjabat Menteri Koordinator Perekonomian dalam Kabinet Kerja Jokowi” Tak sedikit berita yang beredar, nasabah bank kehilangan uangnya baik dalam jumlah kecil maupun besar. Ada pembobolan melalui atm adapula melalui sistem transaksi antar bank. KYC (Know Your Costumer) bank umumnya disalahgunakan untuk memanfaatkan kekurangan nasabah. Seorang konsultan keuangan senior berbasis di Hong Kong yang kini bermukim di Jepang Desmond Conway mengatakan, begitu banyak dana investasi yang dikirim ke bank di Indonesia tetapi hilang lenyap tak berbekas hingga kini. Sedangkan bank pengirim sudah dengan tegas menyatakan bahwa uangnya sudah terkirim dengan baik. Barangkali pernyataan di atas ada hubungannya dengan isu yang beredar bahw...

Benarkah Indonesia Pemegang Saham Terbesar di Bank Dunia ?

  Juli 31, 2017   Jurnalpolice.id Jim Yong Kim MD, PhD, juga dikenal dengan nama Kim Yong, adalah dokter dan antropolog Korea-Amerika yang diangkat menjadi Presiden Bank Dunia ke-12 pada Juli 2012. Selaku Presiden Bank Dunia beberapa waktu lalu dalam kunjungannya ke Indonesia sempat melontarkan beberapa kalimat yang sangat strategis dan menggelitik untuk dicermati lebih lanjut, bagi kebanyakan orang, sepintas pernyataan tersebut biasa saja, akan tetapi bagi kami pernyataan tersebut sungguh menarik untuk dicermati. Berikut ini beberapa poin penyataan dan kunjungan Jim Yong Kim yang menjadi perhatian “Indonesia sebagai salah satu pemegang saham paling penting bagi lembaganya” (Bank Dunia). “Kantor kami di Jakarta yang dibuka pada tahun 1968, adalah kantor (baca Bank Dunia) pertama di luar Washington DC.” Dalam kunjungannya kali ini selain bertemu dengan Presiden Joko Widodo juga menemui secara khusus Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Yunasril Yuzar

Yunasril Yuzar 12 Agustus pukul 0:22  ·  Weru, West Java Assalamualsikum wrwb. Kami Yunasril Yuzar Mandahiliang Advokat Mahkamah Agung Internasional, Dewan Ikatan Dokumen Internasional. Menyampaikan menjelang, menyong song Kemerdekaan Agung Umat Manusia. Jaminan Hidup Manusia, ditandai keluarnya Voucher M1 $ 1.200.00 atau setara dengan Rp. 15.600.000.00 untuk setiap Masyarakat pemilik E-KTP, PNS, Polri dan TNI. Sebenarnya jelas dan menjelaskan, sangat simpel, surat, dokumen dan artikel yg dikeluarkan UN Swissindo tdk satupun dipersoalkan secara hukum, YM Bp Soegihatonotonegoro AS. masih tegak berdiri diantara kita, bahkan mengeluarkan Standing Instruction ke Bank Mandiri, kemudian dijawab dan disitu terjadi interaksi dan terjalin hubungan hukum. Jadi sudah keharusan Bank Mandiri melaksanakan pembayaran dimulai sejak tgl 17 Agustus 2017. Yg terjadi adalah, apakah Bank Mandiri melaksanakan kewajibannya atau tidak, kalau tidak berarti terpenuhi bahwa Bank Ma...

Aku Ingin Mama Kembali

Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka, merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya. Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China . Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da. Mengikuti kisahnya di televi...

Selamat Datang Peserta Program Pendidikan Kecakapan Kerja ( PKK )

     LKP SUCI