Langsung ke konten utama

Polri: Sipil Bisa Gunakan Senpi Bila Keselamatannya Terancam


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepemilikan senjata api secara legal oleh sipil memang diperbolehkan pihak kepolisian untuk orang-orang tertentu, seperti anggota legislatif, eksekutif, atau pengusaha-pengusaha yang mempunya risiko tinggi, termasuk untuk membela diri.
"Penggunaan (senjata api oleh sipil) untuk dua hal yaitu uji penembakan tentunya dengan izin dan pada saat dia terancam jiwa dan keselamatannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (5/5/2012).
Senjata untuk membela diri tersebut bisa dibawa pergi pemiliknya. "Jadi pada saat harus dikeluarkan, seperti di jalan atau di rumah ada perampok atau ada orang yang akan membunuh dalam kondisi itu, dia bisa menggunakan senjata api," jelas Rikwanto.
Untuk pengawasan penggunaannya, polisi mengeluarkan buku perizinan yang masa berlakunya lima tahun, dan juga harus memiliki kartu izinnya yang perpanjangannya setiap satu tahun sekali.
"Pasnya ini terdaftar di Polda, di Wasendak, mereka akan ikuti perjalanan dari senjata api legal tersebut dan mereka akan mencari kalau pemiliknya pindah, dimana merek berada," terangnya.
Setiap perpanjangan izin penggunaan, orang-orang yang mimiliki izin membawa senjata api akan menjalani tes psikologi dan juga kemampuan menembaknya.
"Setiap orang dalam kurun waktu tertentu kan berbeda-beda, sehingga mereka harus menjalani serangkaian tes, mulai dites mentalnya, psikologinya, dan kemampuan menembaknya," terang Rikwanto.
Disinggung soal Iswahyudi yang sudah habis masa izin menggunakan senjata api dengan peluru karetnya, Rikwanto membantah bahwa hal tersebut bentuk kecolongan dari pengawasan senjata api.
Namun, pihaknya akan lebih ketat lagi untuk mengawasi penggunaan senjata api tersebut.
"Memang banyak yang diawasi harus ada kesigapan dari petugas, jangan ada lagi senjata yang melewati batas waktu kepemilikan dan penggunaannya," terang Rikwanto.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebohongan Yang Indah

Ketika pagi akan menjelang, rerumputan masih terbasahi embun yang memaksa mendinginkan udara pagi di kaki bukit Gunung Slamet. Embun pula yang meneteskan air di dedaunan pohon-pohon hijau. Ayam-ayam berkokok saling bersahutan menandakan kesibukan manusia akan segera dimulai, bagaikan opera alami yang natural. Sebelum bangun, mata ku selalu melirik ke arah jam dinding untuk memastikan benar-benar pagi telah layak untuk disambut. Setiap pagi sebelum azdan berkumandang selalu terdengar rintihan pintu rumah kayu kami ketika dibuka. Kreettt, Bapak membuka pintu sembari berteriak memanggil dan mengajaku untuk pergi bersama sholat berjamaah di mushola tak jauh dari rumah kami. “Royan, bergegaslah ke mushola, bapak tunggu!” “Iya pak, Royan segera menyusul” Sepulang ku dari mushola, aku langsung bergegas membantu ibu ku yang sedang sibuk memasak untuk keperluannya berjualan nasi di depan rumah kami. Ya, aku adalah anak seorang penjual nasi, hidup kami sederhana, tak...

Daftar 26 Perguruan Tinggi yang Tawarkan Ikatan Dinas & Beasiswa

Kabar24.com , JAKARTA— Bagi para siswa lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tahun ini bisa belajar gratis dengan mekanisme beasiswa. Ada sejumlah perguruan tinggi yang menawarkan beasiswa untuk para mahasiswanya. Berikut daftar perguruan tinggi yang memberi ikatan dinas dan beasiswa penuh: 1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan, website  www.depkumham.go.id 2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor, website  www.aka.ac.id 3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, website  www.app-jakarta.ac.id

Dance it’s my Life

Jauh hari ketika saya pertama kali menari di atas panggung saat kelas 2 SD lagu Buaya Darat Maia Estianti. Ajang antar RT yang diadakan saat Tujuh belasan, saat itu saya bersama teman-teman seRT saya menari dengan begitu lincah, ke kanan, ke kiri dan mellenggok lenggok. Saya tidak mengerti saat itu mengapa ibu saya semangat sekali saat saya akan tampil, bahkan untuk kostum dan lainnya ibuku menjahitnya langsung tanpa membeli. Setiap tahunnya terus seperti itu, hingga tahun terakhir sekitar tahun 2008 saat saya kelas 6 SD. Kecintaan saya dengan tari semakin besar, sepertinya memang begitu. Yang mulanya saya hanya bisa menari Modern saja kini sudah merambah ke mana-mana. Ya, ColourGuard. Saya mulai menyukai tarian sambil membawa bendera yang biasa berada di Marching Band. Saya memulainya sekitar kelas 2 SMP hingga sekarang. Alhamdulilah saya bisa mengikuti Lomba tingkat Nasional dan di anugrahi Juara 1 se-Indonesia yang di adakan di Bogor. Kecintaan saya semakin besar sehingga bisa di ...