Langsung ke konten utama

30.000 Kader Siap Deklarasikan Syahrul

MAKASSAR – Sebanyak 30.000 kader Golkar se-Sulsel disiapkan mendeklarasikan Syahrul Yasin Limpo sebagai calon gubernur (cagub) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2013.

Deklarasi dukungan tersebut akan diumumkan secara resmi pada Apel Siaga Golkar se- Sulsel pada Rabu (25/1) 2012. Apel Siaga itu akan dihadiri seluruh pengurus Golkar tingkat provinsi, kabupaten/kota,dan kader baru yang direkrut melalui program Kader Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes). “Kegiatan itu merupakan momen yang tepat menyampaikan dukungan ke Syahrul sebagai cagub,”Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Moh Roem,kemarin.

Kader Golkar se- Sulsel bertekad mengusung bakal calon incumbent tersebut karena pertimbangan posisinya sebagai ketua DPD I.Selain itu,Syahrul juga dinilai sudah menunjukkan prestasi selama memimpin pada periode pertamanya sebagai gubernur. Roem yang juga ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Sulsel ini menegaskan, deklarasi tersebut hanya untuk posisi cagub dan tidak merekomendasikan calon pendamping Syahrul.

Alasannya, figur calon wakil gubernur (cawagub) masih terlalu dini untuk diusulkan saat ini. Sejauh ini,tiga figur bakal calon pendamping Syahrul yang mencuat,yakni Agus Arifin Nu’- mang,Moh Roem,dan Andi Muallim.“ Jika terlalu cepat (menentukan cawagub),itu akan memecah konsentrasi pemerintahan Pak Syahrul.Intinya,Golkar siap mendukung Syahrul untuk menuntaskan program pembangunan di Sulsel,”tegasnya.

Roem Luncurkan Tagline

Persaingan memperebutkan kursi calon wakil gubernur mendampingi incumbent SyahrulYasin Limpo di Pemilihan GubernurSulsel2013, semakintampak. Setelah Agus Arifin Nu’- mang menyebar puluhan ribu alat peraga di semua kabupaten/ kota, kini giliran Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Moh Roem yang meluncurkan tagline.

 Tagline Roem berbunyi,“Sabar, Santun,Berpangalaman”. “Tagline itu sesuai dengan karakter saya. Itu sebenarnya usulan teman-teman, karena saya tidak bisa menilai diri saya sendiri,” ujar Roem di ruang kerjanya,kemarin.

Agus Arifin Nu’mang lebih dulu menyebar alat peraga yang memuat gambar dirinya bersama Syahrul Yasin Limpo.Di atribut itu, Agus seolah ingin mempertegas bahwa Sayang (Syahrul- Agus) bakal berduet kembali. ● mulyadi abdillah/ arif saleh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebohongan Yang Indah

Ketika pagi akan menjelang, rerumputan masih terbasahi embun yang memaksa mendinginkan udara pagi di kaki bukit Gunung Slamet. Embun pula yang meneteskan air di dedaunan pohon-pohon hijau. Ayam-ayam berkokok saling bersahutan menandakan kesibukan manusia akan segera dimulai, bagaikan opera alami yang natural. Sebelum bangun, mata ku selalu melirik ke arah jam dinding untuk memastikan benar-benar pagi telah layak untuk disambut. Setiap pagi sebelum azdan berkumandang selalu terdengar rintihan pintu rumah kayu kami ketika dibuka. Kreettt, Bapak membuka pintu sembari berteriak memanggil dan mengajaku untuk pergi bersama sholat berjamaah di mushola tak jauh dari rumah kami. “Royan, bergegaslah ke mushola, bapak tunggu!” “Iya pak, Royan segera menyusul” Sepulang ku dari mushola, aku langsung bergegas membantu ibu ku yang sedang sibuk memasak untuk keperluannya berjualan nasi di depan rumah kami. Ya, aku adalah anak seorang penjual nasi, hidup kami sederhana, tak...

Wiro Sableng #106 : Rahasia Bayi Tergantung

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM SATU Dalam rimba belantara di kaki Gunung Labatu Hitam yang biasanya diselimuti kesunyian sekali ini terdengar suara aneh berkepanjangan. Seperti ada seseorang yang tengah mengucapkan atau merapal jampi-jampi tak berkeputusan. "Kau mendengar suara itu wahai tiga saudaraku?" bertanya sosok tinggi besar berewokan yang dua kakinya terbungkus batu besar berbentuk bola. Orang ini adalah Lakasipo, bekas Kepala negeri Latanahsilam yang kemudian dikenal dengan julukan Bola-Bola Iblis alias Hantu Kaki Batu. Seperti diceritakan dalam serial Wiro Sableng sebelumnya, berkat pertolongan Hantu Tangan Empat maka Wiro dan Naga Kuning serta si kakek berjuluk Setan Ngompol sosok tubuhnya berhasil dirubah menjadi lebih besar walau belum mencapai sebesar sosok orang-orang di Negeri Latanahsilam. Karena itulah jika sedang mengadakan perjalanan jauh Lakasipo selalu membawa ke t...

Pancake Buat Tuhan

Brandon bocah berumur 6 tahun. Suatu hari sabtu pagi, dimana biasanya orang tuanya tidak bekerja dan tidur sampai agak siang, Brandon menyiapkan sebuah kejutan. Ia berencana membuat pancake. Ia mengambil sebuah mangkuk besar, sendok, menggeser kursi ke pinggir meja, dan menarik sebuah tupperware berisi tepung yang berat, menumpahkan sebagian isinya ke lantai. Lalu ia mengambil tepung itu dengan tangannya, sebagian berserakan di meja makan, lalu mengaduknya dengan susu dan gula sehingga bekas adonan berceceran di sekelilingnya. Ditambah lagi dengan beberapa telapak kaki kucingnya yang ingin tahu apa yang sedang terjadi. Brandon tampak tertutup dengan tepung dan kelihatan sangat frustasi. Yang dia inginkan hanya membuat sesuatu untuk menyenangkan mama dan papanya. Tapi kelihatannya yang terjadi malah sangat amat buruk. Dia sekarang tidak tahu harus berbuat apa, apakah memasukkan adonan ke dalam oven atau dibakar di perapian. Lagipula dia tidak tahu cara menyalakan api di kompor atau ...