Langsung ke konten utama

Postingan

Anak Anjing

Ilustrasi anak anjing  Senangnya mengamati tingkah anak anjing! Dengan wajah dan tubuh mungil, mereka akan menyusu induknya lalu tidur bersama, berjejer-jejer dengan saudara-saudaranya. Sungguh lucu dan menggemaskan! Tertarik untuk memelihara anak anjing atau anjing berusia muda? Eits, jangan lupa untuk mempelajari perkembangan dan cara memilihnya, ya! Perkembangan Anak Anjing Anak anjing adalah anjing yang masih muda. Ketika dilahirkan, berat anjing bervariasi. Mulai dari 0,45-1,4 kg sampai 6,8-10 kg. Umumnya, berat ini akan bertambah seiring dengan perkembangannya. Saat dilahirkan, indera penciuman anjing telah berfungsi penuh. Namun, tidak demikian halnya dengan indera penglihatan mereka. Umumnya, anjing yang masih muda baru bisa membuka mata mereka setelah berumur 9-11 hari. Untuk mencari puting susu induknya, anjing yang masih muda menggunakan hidung. Pada awalnya, anjing yang masih muda menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk makan, tidur dan beris...

Kecurigaan Deandra

Deandra Nandita nama nya. Dia, adalah seorang remaja berumur 13 tahun. Deandra selalu saja curiga dengan hal apapun. Banyak teman-teman nya yang kesal dengan sikap Deandra. Hanya sedikit saja yang mau dekat dengan nya. Dia antara nya yaitu, Rista dan Yuki. “Eh, aku curiga deh sama kebun ini. banyak orang bilang kebun ini ada hantu nya loh!” “Mulai deh. penyakit kamu kambuh ‘CURIGA’!” “yee… kamu mah Yuki, gitu terus ke aku! Aku kan cuma…” “CURIGA! Hahahaha…”. Rista dan Yuki berteriak bersamaan. “Tau ah! Marah aku mah!” “Yaaa… Gitu aja marah. Ya udah aku sama Yuki minta maaf ya…” “Iya deh. Aku maafin kalian!” Begitulah persahabatan mereka. saat di rumah Hand Phone Rista Berbunyi, tanda ada nya SMS. Ternyata, Deandra yang SMS. ‘Curiga, Ariel NOAH itu anak nya Parto OVJ :P”‘ “Hahahaha! Deandra, Deandra… ada-ada aja deh” ...

Wiro Sableng #64 : Betina Penghisap Darah

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito DUA ORANG penunggang kuda itu menuruni lembah Batusilang dengan cepat. Di sebelah depan adalah seorang lelaki berdestar hitam, berpakaian sederhana dan berusia sekitar 40 tahun. Di belakangnya mengikuti lelaki muda berpakaian bagus yang di kepalanya ada topi tinggi berwarna merah dengan pinggiran kuning, emas, pertanda dia adalah seorang berpangkat. Dua kuda tunggangan melewati sebuah telaga kecil dan akhirnya sampai di hadapan sebuah rumah berdinding kayu beratap rumbia. "Ini tempatnya," kata lelaki berdestar hitam seraya hentikan kudanya. Lalu dia melompat turun sementara yang satu lagi memandang berkeliling dan tetap di atas punggung kudanya. Orang berdestar melangkah menuju pintu rumah dan mendorong daun pintu yang ternyata tidak dikunci. Terdengar suara berkereketan. Orang itu masuk ke dalam. Tak lama kemudian dia keluar lagi. "Rumah ini kosong. Dia masih belum datang rupanya." Orang...

Mengapa Saya?

Arthur Ashe adalah petenis hitam dari amerika yg pertama kali merebut gelar grandslam. Gelar yg di menangkan US open( 1968), Australia open (1970) dan wimbledon (1975). Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass. Setelah 2 kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus mengalami kenyataan pahit, terinfeksi Virus HIV melalui tranfusi darah yg ia terima. Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?" Arthur menjawab: "Di dunia ini ada 50 juta anak yg ingin bermain tenis, diantaranya: * 5 juta orang yg bisa belajar bermain tenis * 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional * 50 ribu orang datang ke arena untuk bertanding * 5000 orang mencapai turnamen Grand Slam * 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon * 4 orang di semifinal * 2 orang di final Da ... baca selengkapnya di Mengapa Saya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

One Day To Remember

Pintu ruang musik itu setengah terbuka, dari dalam terdengar sayup-sayup suara biola bernada indah dimainkan, namun beberapa kali berhenti sesaat dan kemudian dimainkan kembali. Kali ketiganya permainan biola itu berhenti, keluarlah sosok wanita bertubuh semampai dengan langkah gontai menyambar sebotol minuman yang terletak di meja samping ruang musik, dia meminumnya seteguk demi seteguk dan memastikan minuman itu berhasil melepas dahaganya, kemudian dia kembali ke ruangan itu. “Cukup untuk hari ini Quinn, permainanmu sudah lumayan” kata seorang wanita yang sedari tadi dengan setia mendengarkan permainan biola Quinn. “Tapi… Dunia Internasional tidak menerima kata “Lumayan” Quinn, berlatihlah lebih keras! kelak kau akan berhasil seperti orangtuamu.” tambahnya sambil melangkah keluar meninggalkan ruangan itu dan berbalik sebentar menghadap Quinn “Berlatihlah sampai semua sempurna Quinn! SEMPURNA!” untuk kali ini ia benar-benar telah pergi dari ruangan itu. “SEMPURNA” hanya kata i...

Wiro Sableng #162 : Badai Laut Utara

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : SI CANTIK GILA DARI GUNUNG GEDE TIGA penunggang kuda memperlambat lari tunggangan masing-masing ketika mencapai sebuah mata air di kaki Gunung Gede sebelah timur. Saat itu sang surya baru saja menggelincir dari titik tertinggi-nya udara yang sejuk di kawasan itu membuat terik cahaya matahari tidak terasa menyengat. Penunggang kuda sebelah depan, seorang kakek berjubah kuning, berwajah merah seperti udang rebus dan cuma punya satu alis yaitu di atas mata kiri henti-kan kuda dekat mata air diikuti dua temannya. Dari peralatan penutup mata serta tanda-tanda pada pelana yang dimiliki tiga ekor kuda besar agaknya ke tiga penunggangnya bukan orang-orang sembarangan. Paling tidak mempunyai hubungan tertentu dengan Kerajaan di wilayah timur. "Jika melanjutkan perjalanan dengan berlari, kurasa akan lebih cepat sampai di puncak gunung. Kita bisa meninggalkan kuda di tempat ini. Ada air, banyak rumput. Kel...

Hadiah dari Kakek

Hari Minggu kemarin aku ikut orangtuaku ke Solo. Ada undangan dari bulik Sri. Ini untuk kesekian kalinya aku ke Solo. Tetapi ini untuk yang pertama kalinya aku pergi dengan kakek. Biasanya hanya dengan orangtuaku saja. Di dalam bis, kakek banyak bercerita tentang Solo, kota tempat kelahirannya. Keraton Solo, Pasar Klewer, Kleco tempat bermainnya dan beberapa tempat yang asing di telingaku mengalir tanpa henti. Aku hanya mengangguk-angguk sambil menahan kantuk. Perjalanan yang menyenangkan. Walaupun tidak bersekolah, kakek Dullah, itu nama kakekku, pengetahuannya sangat luas. Beliau banyak mengamati peristiwa-peristiwa di sekitarnya. Dulu, saat aku kelas II SD, ada surat dari pakde Sastro di Jambi. Aku yang sedang tiduran sehabis pulang dari sekolah, dibangunkan kakek. “Inilah akibatnya kalau tidak mau belajar. Membaca surat dari anaknya saja tidak bisa. Kamu yang belum terlambat, jangan meniru kakekmu dulu. Kakek kalau disuruh belajar malah bermain. Beginilah akibatnya,” katanya saat...